Motif Batik Pekalongan

batik canting
Ilistrasi Batik

Motif Batik Pekalongan

Motif Batik Pekalongan - Pekalongan merupakan sebuah kota di daerah pesisir utara jawa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Batang. Lebih tepatnya kota ini terletak di Jawa Tengah dan berjarak sekitar 104 km dari pusat pemerintahan Provinsi Jawa Tengah  (Semarang). Selain terkenal dengan wisata dan budayanya, Kota Pekalongan sangat terkenal dengan kerajinan batik yang dihasilkannya. Kualitas dari batiknya juga tidak kalah dengan kualitas batik Pekalongan, Solo, Yogyakarta hingga batik Cirebon seperti batik mega mendung. Keistimewaan dari batik pekalongan adalah motifnya yang tidak kaku dan selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Selain itu batik pekalongan juga memiliki motif yang terpengaruh dengan budaya negara lain pada zaman dahulu seperti budaya arab, budaya china dan budaya belanda. Walaupun sifat dari batik pekalongan yang tidak mengenal waktu sangat flexibel, masih ada beberapa batik pekalongan yang mengadopsi beberapa motif dari Solo dan Yogyakarta. Ciri khas lainnya dari kain batik pekalongan yang sangat kentara adalah pada penggunaan warnanya yang tidak terpaku pada satu atau dua warna saja. Bahkan banyak batik yang diproduksi menggunakan warna - warna yang sangat cerah. Tentu sangat berbeda dengan penggunaan warna pada Batik Solo dan Batik Pekalongan  yang banyak menggunakan warna gelap seperti coklat dan hitam. 

Macam Macam Motif Batik Pekalongan 

Menurut Nian Djoemena, dalam karya bukunya yang berjudul Ungkapan Sehelai: Batik, Its Mystery and Meaning, Batik Pekalongan dapat dibedakan menjadi 3 macam berdasarkan bentuk dan pewarnaanya.

1. Batik Encim

Batik jenis ini sangat erat kaitannya dengan asimilasi budaya china. Pengaruh dari perkembangan dan penyebaran china di wilayah Asia Tenggara menjadikan masuknya ciri khas China ke dalam batik pekalongan. Beberapa motif yang dikategorikan sebagai batik encim yaitu:

  • Ragam Hias Buketan
  • Ragam Hias Simbolis Kebudayaan China
  • Ragam Hias Bercorak Lukisan 

2. Batik Londo

Londo sendiri merupakan sebutan bagi orang - orang Belanda yang dahulu pernah menduduki wilayah Indonesia. Batik londo sendiri merupakan bentuk dari masuknya budaya Belanda yang dipadukan dalam kerajinan Batik di Pekalongan. Salah satu contohnya adalah corak batik yang berisi tumbuhan seperti bunga krisan ataupun bunga lainnya yang memang berasal dari Eropa. Selain dalam bentuk flora ada juga corak khas eropa yang berasal dari cerita dongeng eropa seperti putri salju dan cinderella. 

3. Batik Pribumi

Batik pribumi ini sangat beragam jenisnya, dan bisa berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Pewarnaanya pun tidak hanya terpaku pada beberapa warna saja, tetapi bisa juga dengan warna yang cerah. Namun, ada juga batik pribumi yang memang masih menggunakan satu atau dua warna saja. Batik ini merupakan batik yang mengadopsi corak dan warna batik dari Batik Solo dan Batik Yogyakarta. 

Perkembangan Motif Batik Pekalongan Terbaru 

Dengan karakteristik batik yang memainkan banyak warna serta tidak terikat dengan motif tertentu, Batik Pekalongan telah berkembang dan memiliki motif unggulan.

1. Motif Batik Jlampang

Batik Pekalongan
Motif Batik Jlampang 

Jlampang memiliki motif bentuk yang simetris. Terdiri dari lingkaran - lingkaran yang memiliki ornamen didalamnya sebagai pusat. Antara lingkaran satu dengan lingkaran lainnya juga saling berdempetan membentuk suatu pola. Motif ini menggambarkan kerukunan antar umat beragama dan kerukunan antar budaya.

2. Motif Batik Tujuh Rupa

Batik Pekalongan
Motif Batik Tujuh Rupa (Sumber:pinterest.com)

Salah satu yang menjadi primadona Batik Pekalongan adalah motif batik tujuh rupa. Motif ini digambarkan dengan berbagai macam ornamen flora yang diiringi ornamen fauna sebagai pelengkap. Perpaduan warna gelap dengan warna cerah menjadikan motif ini semakin hidup dan indah. Motif ini juga memberikan sentuhan khas budaya Cina yang elegan dan memberikan makna tentang budaya yang masuk pada saat itu ditetima dengan terbuka dan saling tumbuh beriringan.

3. Motif Batik Liong

Motif Batik Liong (Sumber:pinterest.de)

Liong merupakan motif batik yang memiliki unsur seni dari Cina. Motif ini digambarkan dengan gabungan naga dengan burung phoenix. Kedua ornamen ini merupakan dua binatang legenda yang sangat di hormati di Cina. Gambungan dari kedua ornamen ini memberikan makna kekuatan dalam kekuasaan senantiasa menyatu dengan keindahan.

Motif dari batik yang sangat flexibel sangat memudahkkan untuk terus mengikuti tred masa kini serta untuk memenuhi kepuasan para pecinta batik modern. Apalagi  cara produksinya yang awalnya secara manual sekarang sudah berkembang menjadi batik cap dan batik printing, ini akan sangat menghemat waktu dan biaya produksi dalam pembuatan batik. Sehungga batik cap dan printing akan memiliki harga di bawah harga batik tulis. Jadi, jika Anda menginginkan batik modern dengan harga yang lebih, Batik Pekalongan dengan metode pembuatan dengan cap dan printing busa menjadi alternatif pembelian Anda.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama