Batik Mega Mendung

Batik Mega Mendung
Gambar Batik Mega Mendung (Sumber:wikipedia.org)

Batik Mega Mendung

Batik Mega Mendung - Batik Indonesia sangat kaya akan tipe serta kreasinya. Tiap motif dari batik mewakili ciri khas dari tiap- tiap wilayah pembuatnya. Tidak hanya sampai disini, motif batik juga memiliki syarat makna serta budaya yang sangat melekat di karya batik. Batik di Indonesia, tersebar diberbagai daerah baik di Pulau Jawa ataupun di Luar Pulau Jawa. Di Jawa misalnya, ada Batik Pekalongan, Batik Solo, Batik Yogyakarta sampai Batik Cirebon. Di luar Pulau Jawa, ada Batik Bali yang sudah terkanal di dunia International. Bila pada biasanya kita kerap memandang batik dengan corak warna yang cenderung gelap, terdapat beberapa tipe batik yang mamainkan beberapa gradasi warna. Salah satunya merupakan batik mega mendung.

Baca Juga: Macam Motif Batik Beserta Penjelasannya

Batik Mega Mendung Berasal Dari Wilayah Mana?

Cirebon dulu kala ialah salah satu jalur masuknya pendatang dari luar negara. Dengan adanya pelabuhan yang bernama Muara Jati di Cirebon sangat memudahkan pendatang yang berdagang di Pulau Jawa. Dengan banyaknya pendatang dari Cina pada abad ke- 16, banyak pula budaya Cina yang masuk ke Cirebon lewat karya seperti keramik maupun kain. Keramik serta kain ini tadinya digunakan bangsa Cina sebagai oleh- oleh untuk masyarakat lokal guna menjalin ikatan yang baik. Tidak hanya itu oleh- oleh ini juga digunakan sekaligus untuk mengenalkan budaya Cina ke negara lain. Terlebih lagi pada saat Sunan Gunung Jati menikah dengan Ratu Ong Tien yang merupakan salah satu anak kaisar pada zamannya budaya Cina semakin dikenal masyarakat lokal dan Cina semakin erat tumbuh berdampingan di kota ini. Dari sinilah mulai terjadinya cikal bakal batik mega mendung dengan sentuhan budaya Cina.

Makna Motif Batik Mega Mendung

Mega mendung secara harfiah berasal dari 2 kata yaitu mega serta mendung. Mega menggambarkan awan serta mendung menggambarkan cuaca sebelum terbentuknya hujan ataupun dapat diartikan cuaca yang tidak panas dan terasa sejuk.

Awan dengan cuaca mendung inilah cikal bakal inspirasi dari batik mega mendung. Kedua objek ini dipadukan dengan warna merah serta biru memberikan kesan elegan dan meneduhkan hati siapa saja yang melihatnya.

Dilihat dari pewarnaanya yang didominasi warna biru serta merah motif ini menggambarkan kekuatan serta kedinamisan. Hal ini pula dapat kita lihat dari masuknya budaya Cina ke daerah Cirebon. Warga disana senantiasa menerima budaya asing dengan tangan terbuka serta menjadikannya sebagai budaya turun temurun namun tetap mempertahankan budaya lokal.

Baca Juga: Motif Batik Tujuh Rupa

Pewarnaan Batik Mega Mendung

Pewarnaan dalam batik mega mendung juga memberikan ciri tertentu. Warna ini menjadi patokan pembuatan jenis motif batik mega mendung yang lain. Secara universal batik ini mencampurkan 2( dua) warna primer. Warna yang digunakan sebagai warna utama ialah merah serta dikombinasikan dengan warna biru. Untuk memberikan efek tingkatan warna ataupun disebut dengan gradasi, batik mega mendung memakai 7( tujuh) tingkatan warna semacam warna kuning, warna hijau, warna gelap, warna putih, warna coklat, warna kuning kemerahan, dan warna ungu. Dengan perkembangan trend masa kini yang sagat cepat, terjadi beberapa perubahan pada batik mega mendung, akan tetapi tetap mempertahankan karakteristik khasnya.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama